oleh

Majelis Busyro Lana RT 10 RW 05 Kelurahan Jatikramat Menyantuni Yatim dan Dhuafa.

BEKASI, Kompas Rakyat- Majelis Busyro Lana yang beralamat di Jalan Jatikramat RT 010 RW 05 Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi melaksanakan kegiatan menyantuni anak yatim dan dhuafa sebanyak 100 orang.

Pimpinan Majelis Busyro Lana Ustad Muhamad Eko menjelaskan hari ini ada kegiatan santunan yatim dan dhuafa dimajelis kami yg biasa rutin dilaksanakan 3 bulan sekali.
Sumber dana didapat dari donatur, teman teman majelis dan Alhamdulillah setiap kami mengadakan acara santunan disuport dari teman teman.

Santunan diberikan kepada anak yatim sebanyak 70 orang dan dhuafa 30 orang, jumlah yang menerima santunan seluruhnya 100 orang.
Penerima santunan umumnya warga wilayah RW 05.

Pemberian santunan sudah dilakukan selama 3 tahun dan kebetulan sekarang ini milad yang ke 3 tahun.
“Ya mudah mudahan dapat berjalan terus, teman teman yang membantu baik moril maupun materil dalam keadaan sehat walafiat apa yang dihajatkan sampe biar bisa kita lanjutkan terus perjuangan membantu anak anak yatim dan dhuafa dikampung kita ini wabil khusus bisa merambah kekampung yang lainnya.

Kegiatan yang lain dimajelis ini ada pengajian 2 Minggu sekali setiap malam Minggu langsung dipimpin oleh guru kami H Soleh dan dilaksanakan usai ba’dah Isha sholat berjamaah.
Untuk Jamaahnya dari warga sekitar juga ada beberapa majelis majelis saya yang pada kumpul dari Pondok Gede dan Pasar Kecapi.
“Semoga kegiatan ini berjalan terus dan semua dalam lindungan Allah SWT, selalu tetap bisa membantu semampu kita kepada orang yang membutuhkan,”jelasnya.

Ketua RT 010 Adi Suhada menambahkan majelis ini berdiri sekitar 5 tahunan dan perkembangannya juga bagus selain ada santunan, pengajian juga ada acara tahunan yaitu maulid nabi.

Awal mula ada kegiatan santunan yaitu 3 tahun yang silam sekitar bulan Muharam, sehabis melaksanakan pengajian, kita kumpul kumpul ada sekitar 5 orang jamaah termasuk pak ustad.
Intinya kita ingin merayakan lebaran anak yatim dan kita mau berpartisifasi membantu anak yatim dan dhuafa.

Akhirnya saya diminta data anak yatim yang ada di RT 010 dan pada saat itu ada sekitar 10 anak yatim ditambah 5 dhuafa.
Kemudian untuk menggali sumber dana diawali dari jama’ah yang kumpul dimajelis.
“Pada waktu itu terkumpul dana 2.500.000 rupiah.

Pada waktu itu nilai santunannya masih kecil, lama kelamaan banyak warga yang mengetahui, khususnya dari teman teman warga sekitar dan akhirnya mereka ikut membantu.

Bertambahnya donatur yang membantu pada akhirnya jumlah yang disantuni dinaikan menjadi 30 yatim, kemudian bertambah lagi menjadi 50 yatim dan sekarang ini sudah mencapai 100 orang yang disantuni.
Santunan yang diberikan kepada yatim dan dhuafa berupa uang dan makanan.
“Iya kita memang dari awal ingin membantu anak yatim dan dhuafa disekitar warga RW 05.
Alhamdulillah amanah dari para donatur telah disalurkan dengan manajement yang teliti dan bertahap sebelum dilaksanakan dilakukan rapat bersama pengurus untuk pengelolaan uang yang telah diberikan dari donatur.
“Alhamdulillah donatur masih Istiqomah kendati dimasa pandemi Covid masih tetap membantu, karena program dimajelis ini sekarang selain memberikan santunan juga memberikan uang apabila ada warga yang meninggal serta tambahan bantuan perlengkapan sekolah berupa pakaian dan kelengkapan belajar bagi anak yatim,”ujar Adi.

Hadir pada acara Santunan pimpinan Majelis Busyro Lana, Ustad Muhamad Eko, Ketua RW 05 Ngadiran Hadiwiranto, Ketua RT 010 Adi Suhada, Pengurus Karang Taruna 05, Sinyo, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Yat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed